Saturday, April 18, 2009

Ayam Goreng Kalasan Keringan

Bahan :

1 ekor Ayam beratnya 500 gram dibagi 2 bagian
2 lembar Daun salam
1 batang Serai
1 sdm Munjung tepung sagu
1/2 sdt Baking powder
1/2 sdm Garam
500 ml Air putih
400 ml Minyak goreng
Bumbu yang dihaluskan :

7 siung Bawang putih
7 siung Kemiri
3 cm Kunyit
1 sdm Ketumbar
Cara membuat :

Campur semua bahan dan bumbu kemudian ungkep hingga air menjadi 200 ml dengan api kecil.
Angkat ayam diamkan hingga dingin, lalu rebus sisa kaldu hingga mendidih
Kemudian masukkan tepung sagu yang sudah dilarutkan dengan 3 sdm air aduk hingga mengental, angkat dan dinginkan, tambahkan baking powder, aduk rata.
Goreng ayam dengan minyak goreng hingga kecoklatan lalu angkat.
Goreng kaldu yang sudah dikentalkan hingga menjadi keringan kemudian angkat, letakkan di atas ayam goreng. Hidangkan.

Ayam Goreng Kalasan (Kalasan Fried Chicken)

The taste of Kalasan Fried Chicken is simply hard to explain...
It's salty but sweet with unique aroma...
It's one of my favorites...
Especially when served with hot chili sauce combined with sweet ketchup...


Ingredients :

- 4 pcs Big Red Chili (omit the seeds)
- 100 cc of coconut water
- 1 pc Tomato (Cut into 4 pcs)
- 2 pcs Shallots (1 pc cut into 2 pcs)
- 3 pcs of Salam leaves or bay leaves as a substitute
- 1 pc of Galangal (bruised)
- 1 pc of Brown Sugar
- 1 chicken (cut into smaller pieces)


Directions :

1. Simmer chicken with coconut water, salt and all the ingredients until the water has almost
evaporated and the chicken is tender.
2. Drain and allow to cool.
3. Set aside the red chili, tomato and red onion from the chicken to make the chili sauce.
4. Deep-fried chicken in hot oil until golden brown but do not fried it too crunchy.
5. The chicken is ready to be served with the chili sauce

Tuesday, April 7, 2009

Memilih dan Mengolah Udang

Agar udang tetap segar, berwarna cantik, dan tidak amis, simak tips berikut.

1. Pilihlah udang yang badannya keras sebagai tanda udang segar.
2. Agar mudah mengupas kulit udang, cuci bersih udang, siram air panas, lalu kupas saat kulitnya telah memerah.
3. Belah punggung udang sedalam maksimal 0,5 cm dari atas ke bawah untuk mengeluarkan isi perut yang mirip tali hitam.
4. Hindari memasak udang terlalu lama. Selain akan membuat daging udang menjadi sangat lembek, air yang penuh gizi dalam tubuh udang akan ikut menguap.
5. Masukkan setetes cuka dalam air rebusan agar udang rebus tampak cantik kemerahan dan tidak anyir./*

Thursday, March 12, 2009

Melon Mango Breakfast Smoothie

Bahan:
3/4 gelas potongan mangga
1/2 gelas pisang beku atau pisang segar dipotong-potong
1/2 gelas melon, potong kotak-kotak
1/3 gelas yogurt vanila rendah lemak
1/4 gelas susu kedelai vanila (atau susu rendah lemak dengan satu sendok teh vanila)
1/4 gelas granula rendah lemak untuk topping

Cara pembuatan:
1. Masukkan seluruh bahan, kecuali granula, ke dalam food processor atau blender lalu campurkan hingga menjadi halus dan pekat.

2. Tuangkan ke dalam gelas, taburkan granula. Siap disajikan untuk 1 orang. *

Tuesday, March 3, 2009

Nasi Goreng Si Pitung

Bahan:
200 gr nasi putih
30 gr bawang putih, cincang halus
1 btr telur, kocok lepas
30 gr sosis sapi, potong-potong
40 gr daging ayam potong-potong
20 gr wortel, potong kotak kecil
30 gr daging kepiting
1 sdm saus tiram
½ sdt garam
½ sdt lada bubuk
¼ sdt gula pasir
1 lbr daging asap, iris tipis
2 sdm minyak goreng

Cara Membuat:
1. Tumis bawang putih sampai harum, masukkan telur, aduk hingga berbutir-butir.
2. Tambahkan nasi, aduk rata. Masukkan sisa bahan lainnya, aduk rata.
3. Masak sampai bumbu meresap, angkat lalu hidangkan dengan acar mentimun.

Untuk 3 orang

Tips:
1. Gunakan nasi yang dingin agar nasi goreng terasa lebih lezat.
2. Jangan gunakan saus tiram terlalu banyak agar warna nasi goreng tidak kusam.

Saturday, February 28, 2009

Rendang Ayam

Bahan:

1 ½ kilo ayam, jangan terlalu muda

12 gelas santan dari 3 butir kelapa

2 biji asam kandis

1 batang serai, memarkan

1 lembar daun kunyit

2 lembar daun jeruk purut

Garam secukupnya



Haluskan:

1 ons cabe merah

15 buah bawang merah

6 siung bawang putih

5 buah kemiri

2 cm jahe

3 cm laos (yang ini tidak perlu dihaluskan, cukup di keprak saja)



Cara membuat:

~ Ayam dipotong-potong. Kecuali bagian punggung, bagian-bagian lain

sebaiknya dililit dengan benang katun agar tidak terlepas dagingnya

saat dimasak.

~ Dalam wajan: rebus santan dengan bumbu-bumbu yang dihaluskan plus daun-

daun dan asam kandis.

~ Aduk terus sampai mengental agar santannya tidak pecah. Kalau sudah mulai

keluar minyak masukan potongan-potongan ayam.

~ Aduk terus dan dimasak dengan api sedang. Kalau mau dihitamkan, kecilkan

apinya.

Wednesday, February 25, 2009

Botok Ayam

Bahan:

200 g daging ayam
5 buah hati ayam
5 buah ampela
10 buah telur puyuh direbus
dan dikupas
2 batang daun bawang dirajang
5 buah cabe hijau dirajang serong
1 butir telur
5 buah bawang merah dirajang
3 siung bawang putih dirajang
10 buah cabe rawit merah
200 ml santan kental
1 sdt garam
1/2 sdt gula pasir
2 sdm minyak goreng
5 lembar daun salam dibelah 2 bagian
Daun pisang untuk membungkus secukupnya

Cara Membuat:

Rebus daging ayam, ampela dan hati hingga empuk, lalu potong kotak-kotak.
Campur semua bahan terkecuali daun salam dan cabe rawit hingga tercampur rata tambahkan 50 ml kaldu hasil rebusan ayam.
Ambil daun pisang letakkan daun salam. Tambahkan 2 sdm campuran daging ayam, hati dan rempela, 1 telur puyuh dan 1 cabe rawit lalu bungkus, lakukan hingga selesai, 10 buah.
Kemudian kukus selama 15 menit.

Sunday, February 8, 2009

AYAM RICA-RICA 2

Bahan:

1 ekor ayam kampung 800 gr potong 8 bagian
2 sdm air jeruk nipis
4 sdm minyak untuk menumis
1 lembar daun pandan
2 batang serai memarkan
6 lbr daun jeruk purut
2 atau 3 buah tomat potong-potong
1 sdt garam 1 sdt gula merah dan gula pasir
½ sdt merica dan ½ sdt vetsin

Bahan yang dihaluskan:

6 butir bawang merah
3 butir bawang putih
7 cabai merah besar
20 cabe rawit (kalau tidak mau pedas, cabe bisa dikurangi)

Cara membuat:

Lumuri ayam dengan air jeruk nipis. Diamkan selama 20 menit.
Panaskan minyak, masukan bawang putih, bawang merah, tumis hingga harum kemudian masukan bumbu yang di tumbuk, daun pandan, serai, daun jeruk, tomat, garam, gula merah, gula pasir, merica dan vetsin. Tumis hingga harum.
Masukan ayam, aduk-aduk, beri air sedikit, aduk lagi sampai ayam kaku.
Ayam bisa dipresto selama 10 menit.

Ayam Rica-rica 1

Bahan :

1 ekor ayam dipotong 16 bagian
2 batang sere di memarkan
6 buah bawang merah dirajang
1 lembar daun pandan
5 lembar daun jeruk
50 ml minyak goreng
150 ml air
1 buah jeruk nipis

Bumbu yang dihaluskan agak kasar:

12 buah cabe merah
10 buah cabe rawit merah
7 siung bawang putih
4 cm jahe
Cara Membuat:
Tumis bawang merah, sere dan daun pandan hingga bawang kecoklatan. Masukkan bumbu yang dihaluskan dan daun jeruk, aduk hingga harum.
Kemudian masukkan ayam aduk hingga ayam berubah warnanya, tambahkan air, kecilkan api dan tutup. Diungkep hingga airnya agak mengering sambil sekali-sekali diaduk-aduk. Angkat.
Tambahkan air jeruk, aduk hingga rata.

Thursday, February 5, 2009

ayam lombok

Bahan:
Ayam ( sesuai selera)
kecap manis 5 sendok makan
lemon atau lime (sesuai selera)
bawang putih( 2 siung )
bawang merah ( 1 biji)
mentega 1 sendok makan
minyak untuk menggoreng ( 5 sendok makan)
garam
vitsin
cabai merah (sesuai selera )

Cara membuat:
1. Ayam digoreng sampai kecoklatan, angkat lalu tiriskan
2. bawang putih dan merah dipotong halus
3. cabai merah juga dipotong kecil - kecil
4. Panaskan mentega, setelh cair, masukkan bawang putih dan
merah.
5. Setelh baunya harum, masukkan cabai, lalu kecap manis.
6. Setelah itu masukkan garam, vitsin dan lemon.
7. Terakhir masukkan ayam. Siap dihidangkan.

Wednesday, February 4, 2009

Ayam Opor

Bahan :

1 ekor Ayam sedang
1 liter Santan encer
1/2 liter Santan kental
1 batang Sere dimemarkan
2 lembar Daun salam
2 lembar Daun jeruk purut

Bumbu yang dihaluskan :

8 buah Bawang merah
4 siung Bawang putih
1 sdt Ketumbar
1/2 sdt Jinten
1/2 jari Lengkuas
5 buah Kemiri
Lada, garam dan gula secukupnya
Cara memasaknya :
Ayam dibersihkan, potong-potong menurut selera, cuci dan bersihkan.
Tumis bumbu yang dihaluskan sampai baunya harum, tambahkan daun salam, sere dan beri sedikit vitsin.
Ayam masukkan, aduk sampai rata, biarkan sampai layu, tambahkan santan encer.
Setelah agak surut tambahkan santan kental, bila sudah empuk baru diangkat.
Untuk memasak opor sebaiknya dipakai tempat yang bahannya stenlis atau tidak luntur, karena bumbu yang kita pakai ini berwarna putih.

Tuesday, February 3, 2009

AYAM BUMBU BALI

Bahan-bahan :

1 ekor ayam dipotong 20 bagian
1 cm lengkuas digeprak
2 lembar salam
3 lembar daun jeruk
2 buah tomat masing-masing potong 8 bagian
2 sdm kecap manis

Bumbu yang dihaluskan :

7 buah cabe merah
5 buah bawang merah
4 siung bawang putih
2 cm jahe
3 butir kemiri
1/2 sdt terasi yang telah digoreng
Cara Membuat:

Ayam yang telah dipotong dan dibersihkan diberi garam, diamkan sebentar, goreng setengah matang, sisihkan.
Tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum, masukkan lengkuas, salam, daun jeruk, tomat dan kecap manis.
Masukkan ayam yang telah digoreng, masak hingga hingga tomat hancur dan bumbu meresap ke dalam ayam, siap hidangkan.

Sunday, February 1, 2009

Ayam Bakar Padang

Bahan :

1 ekor Ayam kampung dipotong empat bagian
1 batang Kayu manis
3 biji Cengkih
5 lembar Daun jeruk
1/2 lembar Daun kunyit
2 batang Sereh
3 sdm Minyak goreng
500 ml Santan sedang kentalnya
100 ml Santan kental

Bumbu yang dihaluskan :

4 buah Cabe merah
3 siung Bawang putih
4 buah Bawang merah
1/2 sdm Ketumbar
1/2 sdt Adas manis
1/2 sdt Jintan
1/2 sdt Lada
2 cm Jahe
2 cm Lengkuas
3 cm Kunyit
3 biji Kemiri
Cara membuat :

Tumis bumbu yang dihaluskan dengan minyak goreng beserta kayu manis, cengkeh, daun jeruk, daun kunyit dan daun sereh hingga harum dan matang.
Masukkan ayam, tumis dengan bumbu hingga ayam setengah matang.
Tambahkan santan encer, kecilkan api, masak hingga kuah tinggal sedikit.
Tambahkan santan kental masak kembali hingga kuah mulai mengering, angkat dinginkan.
Setelah dingin lumuri seluruh permukaan ayam dengan sisa kuah yang mengering kemudian bakar hingga agak kekuningan.
Hidangkan.

Friday, December 26, 2008

Tips & Trik Membuat Cup Cake


Berikut 8 tips dan trik yang akan menjamin cup cake mengembang bagus, lengkap dengan bagian atas yang mirip balon udara.

· Jangan mencampur bahan-bahan kering dengan kayu pengaduk, kocokan, atau jari-jari Anda! Gunakan ayakan dengan mata jala yang baik agar bahan tadi betul-betul tercampur merata.

· Bila ingin mengombinasikannya dengan bahan-bahan cair, carilah pasta khusus yang menyerupai cat basah, terlihat mengilat dan bertekstur lembut, tanpa gelembung udara ataupun gumpalan.

· Tambahkan bahan kering ke dalam bahan cair dalam 4 paket secara bertahap. Namun jangan mengaduknya kencang-kencang, karena akan membuat adonan jadi padat dan keras.

· Sebelum mengukur gula halus untuk topping (umumnya terbuat dari gula dan putih telur), jangan lupa untuk mengayaknya dulu agar topping tak terlalu manis.

· Pastikan krim dan mentega betul-betul tercampur rata agar mentega tak membuat topping pecah. Bila sudah tercampur sempurna, topping akan lembut dan terbebas dari gumpalan. Tampilannya jadi menarik, bahkan saat ditumpuk sekalipun.

· Masukkan gula halus yang sudah diayak secara perlahan sambil pertahankan kocokan tetap pada kecepatan rendah, sampai seluruh bahan benar-benar tercampur. Secara perlahan naikkan kecepatan dan kocok terus dengan kecepatan tinggi sampai selesai. Mengocok pada kecepatan tinggi akan menghasilkan topping sempurna.

· Setelah matang, keluarkan cup cake dari oven dan diamkan sekitar 1 jam sebelum menghiasnya dengan topping. Membiarkannya dingin lebih dulu memungkinkan topping tidak meleleh akibat panas, yang bisa merusak tampilan kue mungil ini.

· Sedapat mungkin lakukan pengerjaan topping di ruang ber-AC agar mentega tak terlalu cepat meleleh, dan hasil akhirnya bisa menyatu sempurna dengan krim.

Nah, bila Anda bisa menerapkan 8 tip dan trik tadi, dijamin usaha Anda tak akan gagal. Cup cake buatan Anda pasti tampil “wow” dan membuat decak kagum semua orang!

Wednesday, December 24, 2008

Spicy Wings


Bahan: 
10 bh sayap ayam 
1/2 sdt lada bubuk 
1/2 sdt garam 
3 sdm saus tiram 
1 sdm kecap asin 
2 sdm mentega, lelehkan 
2 siung bawang putih, cincang halus 
2 sdm saus tomat 

Cara membuat: 
1. Aduk semua bahan, diamkan 30 menit. 
2. Panggang di oven sambil diolesi bumbu. 
3. Setelah matang, angkat dan hidangkan. 

Untuk 10 orang

Thursday, December 18, 2008

Ulat Sagu: Sumber Protein Yang Berdenyut-denyut!


Ini cerita tentang salah satu sumber protein yang sangat baik, terlepas dari rupanya, untuk kita. Nama latinnya Rhynchophorus ferruginenus atau lebih dikenal sebagai ‘ulat sagu‘. Ulat ini adalah larva dari kumbang merah kelapa. Sebagai sumber protein ulat sagu bisa dijadikan bahan subsitusi pakan ternak atau juga lauk bergizi yang bebas kolesterol. Kandungan protein ulat sagu sekitar 9,34%, sedangkan pakan berbahan utama ulat sagu sekitar 27,77%. Selain kandungan protein yang cukup tinggi, ulat sagu juga mengandung beberapa asam amino esensial, seperti asam aspartat (1,84%), asam glutamat (2,72%), tirosin (1,87%), lisin (1,97%), dan methionin (1,07%).

Ulat ini hidup di batang sagu yang membusuk. Biasanya ia akan muncul pada batang pohon yang telah selesai dipangkur. Membusuknya batang pohon akan memancing kedatangan kawanan kumbang untuk bertelur di sana. Nah, ulat yang berasal dari telur yang menetas itulah yang akan menjadi santapan lezat orang Kamoro, Papua.

Setiap perempuan Suku Kamoro diwajibkan mencari sagu setiap hari. Sagu tetap menjadi pilihan utama makanan pokok masyarakat ini meski mereka telah mengenal beras. Pada sagu yang berbentuk lontong, sebelum dimasak harus dibelah terlebih dahulu untuk memasukkan ulat sagu sebagai isinya. Selain terasa lezat, masyarakat Kamoro juga meyakini ulat sagu bisa menjadi makanan suplemen untuk kesehatan mereka. Proteinnya yang tinggi serta tidak mengandung kolesterol dan lemak dapat menjadi penambah tenaga.

Orang Kamoro meyakini ulat sagu, yang dalam bahasa setempat disebut ‘koo‘, mengandung banyak vitamin. Semakin banyak menyantap ulat sagu, akan semakin sehat dan besar serta perkasa pula tubuh mereka.

Ulat sagu ini juga dapat dimakan dengan cara dibakar. Ulat sagu itu ditusuk seperti satai lalu dipanggang, atau dimasukkan ke dalam bola sagu yang kemudian dibakar sekitar setengah jam hingga ulat matang di dalamnya. Hidangan yang disebut ‘manggia‘ ini ternyata sungguh lezat. Tubuh ulat sagu yang melumer meninggalkan rasa gurih nan legit di lidah. Sedangkan bagian kepalanya yang renyah mengingatkan kita pada rasa kulit ari jagung yang terbakar saat dibuat berondong (pop corn).

Selain dibakar, ulat ini pun nikmat dibuat sambal ulat sagu yang pedas dan asam menyegarkan. Bahkan, kalau suka, dimakan mentah atau hidup-hidup pun jadi!

Bentuknya sangat lucu. Badannya gendut berwarna putih, sedangkan kepalanya berwarna coklat tua mengilap. Kalau berjalan, terlihat seperti sedang menari perut. Menurut mereka yang pernah mencicipinya, setelah digigit di dalam mulut, mengalir juice dari dalam ulat yang terasa manis dan kulitnya yang renyah. Rasanya mirip dengan buah lengkeng dan tekstur kulitnya mirip dengan buah leci atau rambutan.
Masyarakat pribumi di Sarawak dan Sabah menyebutnya sebagai ulat mulung. Di Pasar Tamu Serian, ulat mulung ini dijual seharga 20 sen seekor atau RM30 sekilogram.

Di Kabanjahe, Sumatera Utara, ulat sagu disebut ‘kidu’. Bondan Winarno dan William Wongso termasuk yang pernah mencicipi kidu. Menurut Bondan, rasanya seperti santan, gurih. Di daerah Blora, ada tempat makan yang menyajikan menu “cah kangkung ulat sagu”. Rasanya pedas dan gurih. Di Tanah Grogot, Kalimantan Timur, ulat sagu diolah menjadi ‘gulai ulat sagu’. Ulat sagunya gemuk-gemuk dan besar.

Penasaran pingin nyoba? Di Bandung juga ada kok. ”Ulat sagu goreng kering”, di lapo/RM Medan, jl. Siliwangi. Satu porsi Rp. 47.000, isi 8 ekor ulat. Katanya sih, rasanya gurih seperti ayam goreng dibalut tepung.

Sejujurnya, saya sukar membayangkan rasa hewan berwarna putih yang tubuhnya seperti tak henti berdenyut itu. Apalagi bila harus menyantapnya hidup-hidup seperti kebiasaan orang Kamoro!

Saturday, December 13, 2008

Agar Buah dan Sayuran Tetap Segar


Anda penyuka salad? Jangan khawatir, ada kok caranya agar makanan favorit Anda ini tetap terasa segar dan lezat.

Agar Salad Tetap Segar 
Bila ada salad yang tersisa, jangan segera dibuang. Tutup saja dulu wadahnya dengan tisu dapur yang lembab, lalu tutup rapat dengan plastik kemasan atau masukkan dalam wadah khusus yang kedap udara. Simpan di dalam lemari es.

Mengakali Nanas Sisa 
Selamatkan sisa buah nanas (segar maupun kalengan) dalam freezer. Boleh dipotong-potong kecil terlebih dulu sebelum dimasukkan ke dalam freezer. Manfaatkan nanas beku ini untuk salad buah, tambahkan buah-buahan lain, atau haluskan untuk menjadi smoothie yang lezat. Atau, jadikan es batu dalam cetakan es. Anak-anak pasti suka bila di dalam minumannya ada es batu yang unik ini.

Manfaatkan Sisa Roti 
Buatlah roti sisa menjadi remah-remah atau dalam bentuk potongan-potongan kecil lalu bekukan. Sediakan dua wadah khusus dalam freezer, satu untuk potongan roti putih, dan satunya lagi untuk pinggiran roti yang berwarna coklat. Itu dapat dimanfaatkan sebagai topping, tambahan puding lapis, bahan pengisi saat membuat penganan, pengental saus, atau campuran telur orak-arik.

Segarkan Kembali Sayuran Layu 
Agar sayuran hijau dan daun salad tak terlihat layu saat disajikan, rendam terlebih dulu di dalam air dingin selama 30 menit.

Usir Serangga Pada Sayuran 
Tak jarang ada ulat atau serangga kecil lain yang ikut terbawa dalam sayuran yang dipetik langsung dari kebun. Untuk mengusirnya, isi baskom dengan air dingin lalu tambahkan beberapa sendok makan garam. Masukkan sayuran hijau ke dalamnya dan biarkan selama 20 menit. Dedaunan hijau akan terbebas dari pengganggu karena binatang kecil tadi akan tenggelam di dasar baskom.

Wortel Tahan Lama 
Agar wortel tahan berminggu-minggu, potong segera bagian bonggol dan ekor wortel yang belum dikupas. Lalu masukkan ke dalam wadah kedap udara dan simpan di dalam kulkas.

Friday, December 12, 2008

Ikan Goreng Siram Sambal Kencur


Bahan:
5 ekor ikan kembung
1 bh jeruk nipis
1 sdt garam
1 bh jeruk limau
minyak untuk menggoreng

Sambal Kencur:
4 bh cabai rawit hijau
3 bh cabai merah keriting
2 siung bawang putih
2 bh tomat
1 ruas jari kencur
1 garam
1 sdt gula pasir

Cara Membuat:
1. Bersihkan ikan, lumuri air jeruk nipis dan garam. Diamkan 30 menit.
2. Goreng ikan sampai matang. Sisihkan.
3. Haluskan semua bahan sambal kencur. Tambahkan air jeruk limau, aduk rata.
4. Letakkan ikan di piring hidang. Siram dengan sambal, hidangkan.

Untuk 5 porsi

Wednesday, December 10, 2008

Tips Hemat di Dapur (2)


Asyik, lo, kalau tahu bagaimana cara mempermudah atau mempercepat waktu kerja. Terutama mengerjakan hal-hal di dapur, di tempat mana bisanya kita menghabiskan waktu berjam-jam. Yuk, coba cara di bawah ini, yang kami bagi dalam dua tulisan.

9. Gunakan pisau listrik untuk memotong cabai karena dapat dengan mudah dibersihkan dan tak meninggalkan rasa pedas di pisau dapur Anda.

10. Jika ingin membuat cake wortel, langsung masukkan potongan wortel ke dalam blender, kemudian tambahkan telur. Langkah berikut, nyalakan blender hingga semuanya teraduk rata. Jangan pernah menyimpan dulu potongan wortel di wadah lain karena hanya akan menambah banyak cucian piring Anda.

11. Ingin makan spageti dan belum ada sausnya? Ambil sekaleng tomat kemudian panaskan. Nah, spageti siap dimakan.

12. Jika minyak goreng terciprat atau tumpah ke lantai saat Anda menggoreng, segera taburkan tepung di atasnya, biarkan beberapa menit agar meresap ke tepung tersebut lalu bersihkan dengan lap atau disapu.

13. Agar tomat dapat dikupas dengan mudah, sebaiknya gosok tomat dengan bagian belakang pisau berulang-ulang, baru kemudian dikupas.

14. Gunakan corong yang kecil untuk memisahkan kuning telur dari putihnya. Putih telur akan mengalir ke bawah sedangkan kuning telur akan tinggal di corong.

15. Hilangkan noda yang membekas di botol susu si kecil. Caranya, isi botol dengan air hangat dan masukkan 1 sendok teh beras, kemudian kocok-kocok hingga kotoran larut.

Tips Hemat di Dapur (1)


Asyik, lho, kalau tahu bagaimana cara mempermudah atau mempercepat waktu kerja. Terutama mengerjakan hal-hal di dapur, di tempat mana bisanya kita menghabiskan waktu berjam-jam. 
Yuk, coba cara di bawah ini, yang kami bagi dalam dua tulisan.

1. Campur adonan panekuk sekaligus di dalam blender, kemudian tuang ke wadah jika akan disimpan atau langsung dituang ke wajan yang ceper jika akan dimasak. Cucian Anda akan berkurang banyak jika mengerjakan hal ini.

2. Akan menyuguhkan es krim saat perayaan hari ulang tahun anak? Sehari sebelumnya, sebaiknya masukan sesendok es krim ke kertas kecil yang biasa dipakai untuk membuat muffin, kemudian simpan di lemari es. Nah, esok hari, saat pesta, Anda tinggal membagikannya tanpa perlu repot-repot menyendok es krim untuk tiap anak.

3. Agar cake atau brownies lebih cepat dingin, taburkanlah ketika masih panas 1/2 ons irisan cokelat kecil di atas caketadi dan biarkan beberapa menit. Potongan cokelat akan menyebar dan meresap secara merata.

4. Pada umumnya kita membuat piza dari tepung yang juga biasa dipakai untuk membuat muffin. Pernah tepung yang biasa dipakai untuk membuat tortila? Coba, deh. Tambahkan dengan saus dan "pernak-pernik" lain kesukaan Anda, panggang dalam oven dengan suhu 449 derajat Fahrenheit selama 10 menit.

5. Gunting dapur merupakan alat yang terbaik untuk memotong buncis dan sayuran sejenis. Anda dapat memotong 2 buncis secara bersamaan.

6. Sebagai ganti membuat saus untuk sayuran Anda, coba ambil mayones yang telah dicampur air, kemudian masukkan sayuran matang ke dalamnya dan aduk-aduk sambil ditambahkan garam dan merica secukupnya.

7. Jika ingin menghilangkan bau makanan di dapur, ambilah sedikit kayu manis kemudian rebus dengan sedikir air untuk beberapa menit.

8. Agar panci atau wajan dapat dengan cepat menjadi bersih, rebus air di dalamnya dengan dicampur sedikit cuka. Setelah itu, gosok di bagian yang kotor naru kemudian dibilas dengan air bersih.